Monday, August 11, 2014

Desa Di Atas Awan : Puncak B29 (Argosari) - Lumajang


Selamat malam, Kawula muda! Apa kabar hari ini?
Aduuh terlalu formal ya? Yasudah langsung pada inti saja ya karna sekarang lagi males banget sama orang yang basa-basinya kelamaan.

       Oke, Selasa (5/8) kemaren Echo sudah balik ke perantauan (baca saja Malang) buat minta kepastian hati, eh. Enggak enggak bercanda kok hehe ada keperluan disana sampe hari kamisnya (7/8). Sudah selesai sih sekitar jam 1 siang dan lumayan capek. Niatnya sih mau pulang besok paginya biar bisa tidur dulu di kosan. Tapi, berhubung di kosan sendirian dan tiap malem suka ada yang mau kenalan yaudah dipaksain pulang sorenya. Jam setengah 4 udah ke terminal pake angkot (kode AL dari kosan) dan nungguin bisnya ngetem yang akhirnya baru jalan jam 16.05 WIB. Sebenernya alasan lain pulang adalah “Diajakin ke B29 sama exKRBI’12”, Yippie. Sampe Probolinggo sekitar jam 18.30 WIB dan nyampe rumah jam 23.42 WIB. Buseeet lama amir kan. Maklum lah, bisnya ngetem nungguin penumpangnya penuh.
         Sampe rumah niatnya langsung istirahat, tapi apa daya ini mata gak bisa diajak merem (padahal di bis nggak tidur). Oke jangan anggap echo strong, yang ada echo butuh tidur. Jam 3 pagi belom bisa tidur juga?? Bagus. Bagus banget Bapak udah siap mau ke masjid ini masih nongkrong depan tv. Yaudah lah cuci cuci, beberes kamar dan nyiapin barang buat besok sore.
           Jam 15.15 udah ditungguin Bagus buat berangkat ke rumah Bany (meeting point). Kirain yang ikut banyak tapi cuman ada 7 motor dan total orang 14. Jam 4 sore baru berangkat lewat Bondowoso-> Jember. Jam setengah 6 sore sampe di kosan Varin buat sholat maghrib, makan, sholat isya’dan siap-siap. Jam setengah 8an rombongan mulai melaju dengan kecepatan semangat, kalo nggak salah kita lewat Jatiroto ke Lumajang. Jarak yang ditempuh sudah lumayan jauh sampai aku baru sadar ternyata rombongan lain nggak ada di belakang. Iya, Bagus memang terlalu bersemangat sampe nggak sadar temennya mulai hilang. Ada telpon masuk dari Varin buat balik ke pom bensin terdekat. “Kenapa, Yin?” “Kita salah jalan loh Cho. Ini kita kalo kesana terus baliknya ke jember Kota. Kalo belok kanan tadi baru ke Senduro”, kata Kintani yang emang selalu ngerti ini itu. Inisiatif ambil hp dan buka Maps, ahamdulillah masih 3G dan dikasih bekal peta sama Bapak-bapak yang jaga Pom Bensin disitu. Ya, sekarang Bagus dan Echo masih memimpin jalan sok tahu dengan kekuatan navigator Google Maps. Yes, Plang jalan dengan tulisan “Senduro” Sudah ada dan kali ini dijamin nggak bakal salah jalan lagi.
    Perjalanan sempet terhalang oleh hujan,

Sunday, May 4, 2014

Sendiri

source here

                Ada yang salah dengan sendiri?
          Beberapa teman yang “masih” sendiri dalam periode tertentu sering menjadi bahan candaan temannya. Yang dibully awalnya tidak mempermasalahkan dan yang membully merasa biasa saja. Apakah kamu pernah berpikir mereka (yang masih sendiri) sering merenung dan mencari jawaban “Kenapa sampai saat ini masih sendiri? Apa yang ditunggu?”
                Apa ada yang salah dengan sendiri?
          Semua orang berhak sendiri, bahkan sendiri itu pilihan. Meskipun pada akhirnya “sendiri” tidak akan dipilih karena sudah tidak ada pilihan lagi. Apakah mereka (yang masih sendiri) harus dikucilkan karena mempertahankan pilihannya? Apakah dengan berdua akan membuat keadaan jadi lebih baik untuk mereka yang sendiri?
                Lantas, apa yang membuat mereka masih sendiri?
                Ada beberapa hal yang dijadikan alasan seseorang mengapa mereka masih sendiri:

 Tidak ingin direpotkan

Thursday, January 30, 2014

Persamaan KAMU dan SIAM

"Kamu tau nggak persamaan Kamu sama SIAM?"
"Apa coba?"
"Sama-sama suka gantungin aku, br*ngsek!"
*click to enlarge the pict*
Heyyo Bloggie, it's been looooong time no post from me.


Hari ini, eh entah sudah beberapa hari terakhir ini dibikin galau sama SIAM. SIAM itu apa? SIAM itu yang suka PHP-in orang. Sorry, I'm not those girls who galauing their crush after they know that they've been played or PHP-ed. Hhhh I'm literally galau just because mmmm it doesn't really makes sense.
Echo galau karena NILAI BELOM KELUAR, YOU KNOW!!

Oke, beberapa hari yang lalu SIAM terkena badai awan. Bukan badai sih sebenernya.
tapi ini mungkin disebabkan dari adanya serangan dari mahasiswa yang berbondong-bondong masuk ke siam dan mereka tersesat tanpa menemukan apa-apa. Yaah, sayang sekali.

2 hari kemudian, SIAM sudah bisa diakses dan ternyata baru ada info beginian, FIRST ZONK!


Dan disaat Fakultas lain udah dapet KHS, eh dengan wolesnya Fakultas tercinta belom munculin nilai satupun, The SECOND ZONK!!

Selamat menunggu teman-teman Aquasean dan FPIK. Hahahaha daripada bosen nunggu sampe bego, mending main omegle.com deh. Coba aja

Leave your comment here, strangers!


Saturday, August 3, 2013

Rindu

RINDU (Harapan, Doa, dan Kita)

“Kamu gak perlu ngajarin aku arti harapan, karena dengan rindu aku sudah belajar berharap kok”
Yang aku tahu harapan itu ada, nyata bagi yang berharap, dan pasti bagi yang berhasil. Aku belum tahu sampai di titik harapan mana saat ini. Lebih kecil dari ada, atau mungkin lebih besar dari pasti. Aku punya rindu, punya harapan. Dan dengan harapan aku belajar. Berharap, mungkin.
“Karena dengan rindu juga aku lebih menghargai waktu yang kita habiskan bersama. Ya, meskipun bertemu setelahnya cukup menyulitkan”
Aku luar biasa menghargai waktu saat kita bersama, lebih dari sekedar “Waktu adalah Emas”. Harapan itu pasti saat kita bertemu, dimana kita sama-sama berhasil. Berhasil karena kita belajar berharap. Ingin rasanya aku, mungkin juga kamu menjadi orang yang paling egois memperpanjang waktu pertemuan kita. Tapi siapalah kita ini? Untuk hal ini WAKTU adalah hal yang paling BOLEH EGOIS.
“Jarak itu bukan suatu permasalahan kok. Kamu tahu harus menyalahkan siapa saat seperti ini? Tanyakan saja pada rindu”
Kamu mengerti maksudku? Yang paling andil dalam hal ini adalah Rindu. Tak akan jadi masalah dengan jarak saat kita ini “bukan siapa-siapa” dan “tak ada apa-apa”. Karena “kita siapa” dan “ada apa” benih rindu tumbuh. Jarak hanyalah sebuah alasan saat kita tak berada dalam ruang dan waktu yang sama.
“Aku menitipkan rindu lewat doa ya, semoga sampai di tempat tujuan (kamu) Dan segera mungkin aku mendapat jawaban doa yang sama”
Ada yang menitipkan rindu lewat doanya, ada. Aku. Aku meletakkan namamu di doaku setelah Ibu, Bapak, Keluarga, saudara dan sebelum “kebahagiaan dunia akhirat”. Aku ingin sebelum selamanya ada kamu di situ. Dan kamu mengisi “selamanya”di hidupku. Bukan hanya ucapan “Aku merindukanmu” untukku, aku juga ingin namaku ada disela doamu.
“Kenapa begitu? Karena aku yakin rindu ini tak pernah salah. Hanya butuh waktu, tempat, dan keadaan yang membuat rindu ini bisa melebur”
Rindu memang tak pernah salah, sama seperti cinta. Bukan salah mencintai, tetapi cara mencintai yang salah. Aku rindu kamu, apa kamu juga sama? Aku ingin bertemu, apa kamu juga sama?


PS: Untuk kamu yang lagi dan akan LDR :)
Saya memang belum pernah mengalami LDR, tapi ya mungkin begini rasanya setelah tau dari curhatan teman. 

Friday, June 14, 2013

Bromo : Jalan-jalan

Ada yang udah pernah ke Bromo? Belom? Harus coba dong. lokasinya di Probolinggo. Gak tau? Google Maps aja deh. Kali ini ke Bromo bareng Aquasean. Terakhir ke bromo kapan yaa. Berangkat dari Malang jam 9 malem, kan niatnya emang mau liat sunrise. Berhubung banyak yang belom makan, berhenti di daerah Probolinggo buat makan
*click the pict to enlarge*
tuh kan teteup pas makan...
mungkin cita-citanya jadi satpol PP

Sempat kita mengurungkan niat karna hujan. Tapi nanggung banget udah sampe Probolinggo juga. Ini kondisi   disana
mau ke atas? naikin tangga dulu dong

jangan lupa hitung jumlah anak tangga :P
Kalo buat yang gak kuat naik keatas, bisa sewa Kuda di tempat parkir motor

asapnya tak sebanyak dulu


gimana? bagus?


Jangan lupa buat yang gak tahan dingin,bisa bawa jaket lebih dan sarung tangan.




ini cara mereka menghangatkan badan

Jam 7an turun, mau gimana lagi. Turis-turis dan wisatawan lokal udah pada berdatangan. 

bersama icap yang kelaperan 






(ki-ka) Eno, Naim, Echo
yah, begitulah ekspresi Eno gak diajak foto-____-

silahkan yang single-single dipilih
Sampai jumpa di jalan-jalan berikutnya

Yuk, ke Bromo


Thursday, June 13, 2013

Libur, Sendiri, dan Buku

Yo, apa kabar?
Hari ini temanya = Libur Bukan Libur. Bingung? Halah saya juga bingung. Gini, kamu mau enggak jadi pacar aku?  Sebenernya hari ini itu libur dari UAS, kenapa? Ya karna lagi kosong aja jadwalnya. Niatnya mau tidur lagi setelah bangun tidur jam 7 pagi. Karna semalem diajakin main di Batu sama temen-temen yah sebut saja ngopi (yaa tapi saya nggak minum kopi, pesennya susu. Cemen ah) sampe jam setengah 12 malem. Oke FOKUS!!

Jam 7 pagi masi belom bisa tidur lagi, masi berisik sama orang-orang depan warnet ya jadilah nonton film. Entah kenapa nggak begitu suka nonton di Bioskop. Gak bebas gitu menurutku, gak bisa nangis pas liat film sedih, gak bisa haha-hihi pas liat film komedi dan gak bisa jejeritan kalo pas liat film horror. Aku sukanya sih pergi ke rental, sewa film bisa sampe 10 haha biar dapet bonus sewa gratis gitu.

Niatan tidur udah menggebu-gebu jam 10 pagi, belom ada semenit merem “tut titat titut titat titut titat titut” SIAPA INI YANG SMS?????? JAWAB AKU!!! Cobaaan orang tidur itu emang banyak. CO kelas Ichtyologi ternyata. Oh. “Rek,ttd praktikum ichtyo di korbar. Sekarang. Makasih” Sekarang? Belom mandi ini loh. Mandi bebek - Jalan ke Kampus. Di depan gedung akademik ketemu temen “eh Cho mau absen ichtyo?” “iya nih, udah?” “udah dong tadi, hahaha baru bangun ya? Hahaha itu beleknya” Lah kok ketahuan sih. Belek????? What the…. Langsung ngacir ke toilet dan ngaca. Sialan udah cantik begini juga, tenang gak ada belek kok hahahaha. Selesai nyariin CO kelas dan absen bingung mau ngapain. Mubadzir udah jalan ke kampus gini gak ngapa-ngapain.

Ngantri di bank buat ambil ATM card beeeuh ternyata antrian panjang ya. Kebagian 32, sedangkan yang di costumer service baru aja nomer 6. Fiuh, sudah selesai inget mau ke gramed liat-liat buku. Fine, jalan sendirian ke Matos gak ada temen. Lupa gak pake sneaker, pakenya flat shoes. Alhasil nyampe gramed berasa capek banget. Niat pengen beli buku yang ada hubungannya sama mata kuliah, eh dasar mata ini gak bisa liat buku yang covernya lucu-lucu. Akhirnya yang kebeli “Kancut Keblenger-Digital Love” (emang pengen beli ini juga sih sekalian beramal getoh) sama “Benabook”. Pengen beli Cinta dalam Kardus juga tapi pikr-pikir, udah janji nemenin temen pas ultah nanti. Yaaaah, siapalah saya ini heee. 
Di gramed, Tayu SMS
"kamu sendiri,nyari apa?"
"mau ditemenin sama unyu?"
"kan dia everywhere cho :P"

Krucuk krucuk, eh lupa ternyata belom makan. Ah food court lagi rame banget, nah kan emang gak bersahabat hari ini. Lewat Asrama UB ketemu temen, diajakin makan. Yuuuk ah gak bakalan nolak kalo ditemenin makan. Percaya deh, makan sendirian itu rasanya…hambar.


Sekian dan terima kecup kasih.