Tuesday, February 1, 2011

Run with Me - ( this is story ) PART 12





   'kau baru pulang sayang?',tanya seseorang perempuan dari dalam rumah yg tak lain dia adalah bibi lizz. bibi lizz akan tinggal disini sampai dad pulang.aku berlari memeluknya, tapi tak sehangat pelukan mom. aku menceritakan tentang kontes kontes mendesain suatu tempat se-kreatif mungkin dan pastinya tentang hadiah yg akan diberikan. dia mendukungku, tapi dia juga tahu kalau dad pasti tidak akan suka aku mengikuti kontes tersebut. bibi lizz menyuruhku mandi. aku segera masuk ke kamar, mandi, berpakaian santai seperti biasa. aku mengecek handphoneku. there's new messages from unknown number that the same with last morning. but, now there're 10 new messages. and with the same clause 'rainy,, I <3 U .... -secret admirer-'. just ignore. aku membuka tas, dan menemukan sebuah kartu alamat. dan agak lama aku mengingatnya dan akhirnya aku tahu kalau alamat itu yg diberikan seorang wanita seumuran mom dengan seorang anak kecil bernama cindy yg mengajakku untuk mengunjungi rumahnya. 


   aku lupa, aku berjanji akan segera mendatangi alamat itu. tak lama, bibi lizz mengetok pintu kamarku dan menyuruhku keluar karena lukas sudah menunggu di ruang tamu.tanpa harus memohon-mohon,bibi lizz langsung mengijinkan kami untuk pergi. kali ini bubble tak membawa mobulnya, melainkan motor ninja super gedenya itu. hal yg bisa membuatku kesal saat dia membawa motornya dan berhenti mendadak agar aku tanpa sengaja memeluknya. hmm,,dasar. bubble membawaku ke sebuah taman. banyak pasangan muda-mudi yg bergandengan tangan sambil menikmati malam di bawah bintang-bintang dan rembulan. maklum, satnight. 


  bubble menarik tanganku dan segera membawaku ke sebuah bangku di bawah sebuah pohon. lukas meninggalkanku dan hanya menyuruhku duduk dan menunggu disitu. aku turuti saja, memang begitu kalu mengajakku pergi. sekitar 15 menit aku menunggunya, bubble tak juga menunjukkan batang hidungnya. aku sudah mulai gelisah menunggunya. aku takut terjadi apa-apa padanya atau mungkin dia hanya mengerjaiku saja. saat aku ingin melangkahkan kaki, lukas baru muncul. entah kenapa wajahnya begitu pucat . mungkin karena baru saja melihat hantu atau hanya kecapaian. 


   'Darimana saja kau?',tanyaku agak sedikit ketus karena telah lama menunggunya. 'Maaf,aku baru saja mencari toilet',jawabnya dengan wajah polos. hellow,, di taman ini mana ada toilet. dia hanya mencari-cari alasan. aku mengajak lukas pulang karena tak ada untungnya juga berada di taman ini,hanya membuatku iri saja. aku langsung menuju tempat parkir motor lukas, tapi lukas kutinggal di belakang. saat lukas menghidupkan motornya, ada seorang gadis menhampiri kami. lukas yg sadar akan hal itu segera turun dari motornya dan tentunya menyuruhku untuk turun. aku pikir itu teman bubble. tapi,,, gadis itu meminta lukas mengantarnya pulang. tenyu saja lukas tanpa basa-basi dan tidak menolak sedikitpun. 'SHIT'. lukas tanpa mengucapkan kalimat untuk menjelaskan kalau dia meminta maaf tidak bisa mengantarku pulang karena lebih memilih gadis itu. merekapun berlalu. dan aku...

No comments:

Post a Comment

dont be afraid to comment here, I dont bite