Tuesday, February 1, 2011

Run with Me - ( this is story ) PART 9





   mereka yg kulihat kemarin di taman .. ya, mereka barnetta dan tentu saja dengan seorang lelaki yg mungkin pacar atau hanya sebatas teman kencannya saja. wajah barnetta yg mulai kelihatan geram melihatku terlihat lucu. aku langsung meninggalkan mereka, bukannya aku takut pada barnetta, tapi hanya muak membuat masalah dengannya.tentu saja aku menghiraukan seragamku yg kotor dan melaju dengan sepedaku. aku tak tahu apakah mereka akan minta maaf padaku atau hanya menganggapnya sebagai hal yg biasa tanpa perlu meminta maaf. aku terus melaju dengan sepedaku.about 100m away from them,my bike feels heavy..I went down and checked it out.my bicycle tire's leak. fuckin' day.. aku meneruskan langkah dengan memnuntun sepedaku itu. mobil pacar barnetta berhenti di sampingku. 


   aku tak tahu apa mau mereka. mau meminta maaf,menawari tumpangan ataupun hanya sekedar mengejekku. pacar barnetta turun dan mengajakku untuk masuk ke mobilnya menawarkan untuk mengantarku ke sekolah, tapi tak kulihat barnetta juga begitu padaku. aku agak merasa mau tak mau untuk menerima tawarannya, aku takut barnetta malah semakin menjadi-jadi bersikap seperti bukan seorang teman kepadaku. tanpa basa-basi aku langsung menerimanya tanpa memikirkan bagaimana yg akan selanjutnya dilakukan barnetta padaku. aku masuk tanpa melihat wajah tembok itu tapi tetap senyum pada pacar barnetta yg boleh aku bilang 180 derajat sangat berbeda dengan barnetta ( aku belum tahu namanya). 


   kutinggalkan sepedaku ditempat itu dan tak mungkin ada yg mengambil sepeda buntut seperti itu. sampai di sekolah, pacar barnetta membukakan pintu samping bagian belakng dan mepersilahkanku untuk turun. dia menyodorkan tangannya padaku. meminta maaf dan menyebutkan namanya. 'jeydon',sebutnya dengan suara khas cowok yg sudah puber. 'thanks jey', tak lupa aku berterima kasih padanya. barnetta langsung menarik tangan jeydon dan mulai mendekatkan wajahnya pada wajah jeydon.. aku rasa mereka akan melakukan hal yg sangat membuatku jijik melihatnya. tapi jeydon mendorong barnetta jauh-jauh. mungkin jeydon merasa tidak enak karena masih ada aku di dekat mereka. 


   akupun melambaikan tangan dan berjalan agak cepat menuju kelas. aku langsung menempati kursi kesayanganku tanpa bertegur sapa pada si bubble yg sedang sibuk bermain dengan rubik 5 kotaknya itu. aku langsung meninggalkannya setelah meletakkan tas begitu saja dan pergi ke taman belakang sekolah karena jam masuk masih lama. aku duduk di bangku sambil mendengarkan musik dari i-Pod. i felt something vibrated in my pocket. my phone and i get it. there's two messages from unknown number. aku membacanya. 'hy Rainy. i <3 u .... -secret admirer-', itu isinya. aku hanya mengabaikan karena ini hanya ulah teman2 yg sering mngerjaiku. masa bodoh. aku merasakan ada hentakkan kaki di belakangku. aku rasa.. dia menutup mataku..

No comments:

Post a Comment

dont be afraid to comment here, I dont bite