Wednesday, July 18, 2012

Jangan Curi Budaya-Ku

Pernah gak sih muncul di pikiran sekelumit pertanyaan seperti ini...

  • Apa sih Budaya itu?
  • Bagaimana bentuk sebuah Budaya?
  • Untuk apa sih Budaya itu ada?
dan segelintir pertanyaan yang berhubungan tentang Budaya itu sendiri. Nah, yuuk mari belajar Budaya :)

Apa sih Budaya itu?

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.(Wikipedia)
Kalo menurut saya, budaya itu adalah suatu hasil dari sebuah kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat/kelompok bahkan seseorang yang nantinya akan diturunkan ke generasi berikutnya.
source here
 Contohnya, di sebuah desa penduduknya terbiasa nginang (makan daun sirih dan pinang) yang dipercaya tidak akan mendatangkan sakit gigi. Tidak menutup kemungkinan orang tua nginang di depan anak. Kebiasaan tersebut dianggap si anak adalah hal yang harus dia lakukan apabila dia sudah dewasa nanti.




Bagaimana bentuk sebuah Budaya?


Karena budaya terbentuk dari sebuah kebiasaan, bentuknyapun bisa berupa perilaku, kepercayaan, adat-istiadat. Budaya juga punya kontrol terhadap adat-istiadat begitupun sebaliknya. Bisa dikatakan budaya dan adat-istiadat sangat berhubungan.

Contohnya sih kerapan sape (Madura), lompat batu (Suku Nias), perang pandan (Bali) dan sebagainya.
source here
source here

Untuk apa sih Budaya itu ada?

Budaya ada karena sebuah kebiasan. Budaya ada agar generasi penerus mengetahui dan melanjutkan budaya tersebut. Budaya ada untuk menunjukkan ciri khas sebuah kelompok, masyarakat, bahkan negara. Budaya ada membuktikan kita sebagai generasi penerus menghargai budaya. 

Nah, trus apa aja sih faktor atau hal yang bisa mengakibatkan suatu budaya hilang?

1. Pengenalan Budaya 
Kalo budaya udah gak dikenalkan, bagaimana orang lain bisa tau. Pengenalannya pun bisa bermacam cara misalnya saja melalui pameran seni, pertunjukan atau minimal dari cerita ke cerita.

2. Teknologi
Memang sih, kita gak bisa terlepas dari yang namanya teknologi. Jangankan mosting di blog, pipis aja pake teknologi. Dulu orang bajak sawah pake kerbau atau sapi, sekarang mesin pembajak sawah. Dulu orang ngulek bumbu sampe tangan kerasa mau copot, sekarang tinggal klik mesin grinder udah jalan sendiri. Yang lebih parah nih, dulu sebelum makan hal pertama yang harus dilakukan itu berdoa tapi liat sekarang..sebelum makan, yuk makanannya foto dulu trus upload ke instagram. Jaman sudah semakin...ah sudahlah. 

3. Globalisasi
Kurangnya filterisasi emang gampang banget bikin kita melupakan budaya yang dulu amat sangat kita banggakan. Liat aja model pakaian jaman sekarang....kurang bahan. Mengidolakan seorang artis atau siapa saja juga sangat mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari loh. Nggak nyadar? Kalo udah fanatik sama seseorang pasti deh merchandise atau benda apa saja yang berhubungan dengan idola dibeli. Itu permborosan yang kadang tidak disadari. 

4. Malu untuk mengakui budaya sendiri
Ya! Malu. Kenapa malu? Budaya juga budaya kita sendiri. Nah gimana kalo budaya yang kita anggap bikin malu ternyata diambil orang lain dan bahkan bisa bikin malu beneran.
Saya pernah ngalamin, kemaren pas registrasi ulang mahasiswa baru. Ini terjadi di dalam angkot, yang semuanya berbahasa jawa. Hp kakak saya berbunyi dan kebetulan yang menelpon itu istri pak Kepala Desa.  Sebagai kader desa siaga kakak saya wajib dong sopan sama istri pak kades. Ngomongnya pake bahasa Madura , yang dengerin pada bingung mungkin bahasanya gak dipahami oleh mereka. Saya sempet juga sih malu "Haduuh mbak kok pake bahasa madura sih, kan aku...." Dengan bangganya kakak saya bilang "Ah, kan kita kaya bahasa. Masa malu sih?" Iya juga sih, saya suku Jawa tapi saya bisa bahasa Madura. 


Sejak saat itu, lebih tepatnya kemaren setelah mendapat pencerahan dari kakak yang gak boleh malu terhadap budaya apa yang kita miliki..Saya mengerti kenapa Indonesia suka kebobolan tari-tarian. Ya! Karena MALU. Malu untuk mengakui budaya yang kita miliki. Malu untuk memperkenalkan budaya yang kita miliki. Kalo udah diambil baru deh marah-marah sama yang ngambil budaya kita. 


Ayo Pemuda Indonesia, jangan Malu untuk menunjukkan budayamu.Kalo bukan kita,siapa lagi?


 Ini Budayaku? Mana Budayamu?

10 comments:

  1. sebagai generasi muda,kita memang punya tanggung jawab buat menjaga budaya kita...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya,tapi kebanyakan generasi mudah malah menyepelekan tanggung jawab itu

      Delete
  2. yap!

    mari kita menjaga budaya indonesia secara utuh, tidak hanya sebatas euforia belaka.. :)

    ReplyDelete
  3. ya ampun dijelasin arti budaya secara bahasa dan istilah... jadi inget pelajaran sosiologi :D

    ReplyDelete
  4. siapapun yang baca artikel ini,,wajib camkan point no 4 !
    budaya sendiri kok malu!
    *emosi kk,,hehe :D

    ReplyDelete
  5. Hehehehe... :D
    Mana ungkapan "jangan curi budayaku"-nya?
    Tapi penjelasan ini lengkap juga ya... jadi nambah wawasan, walau dalam segi isi masih agak melenceng sama tema yg diangkat... ( >__O)b

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih bang glen..maap bang, sibuk registrasi ulang mahasiswa baru *eciiiee*. kesalahan sekarang insyaallah dihapus di project selanjutnya :)

      Delete

dont be afraid to comment here, I dont bite