Tuesday, September 18, 2012

SITUS PORNO? GIMANA?

Halo bloggie, apa kabar? Baik bukan :) Alhamdulillah semoga kita senantiasa diberkahi oleh Allah swt. Sepertinya campaign kali ini agak mendadak buatnya. Saya MaBa (Mahasiswa Baru) yang masih disibukkan dengan embel-embel OSPEK. Ya, meskipun Ospek Universitas dan Fakultas udah selesai nyatanya saya masih ada KriMa (Krida Mahasiswa) dan Ospek Jurusan. Entah kenapa Krima dan Ospek Jurusan itu selama 1 semester. Terkutukkah saya? Oh TIDAK. Kegiatan itu bermaksud Proud Of Faculty, ya ngertilah. Oke, fokus sama campaign kali ini.

Tanya dulu deh, Perlu gak sih situs porno itu?

Jawabannya macem-macem

Emm gimana ya.. perlu gak perlu sih
Apaan? Gak penting deh
Perluuu banget malahan
Kenapa Tanya begituan?

Pornografi (dari bahasa Yunani πορνογραφία pornographia — secara harafiah tulisan tentang atau gambar tentang pelacur) (kadang kala juga disingkat menjadi "porn," "pr0n," atau "porno") adalah penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksual manusia secara terbuka (eksplisit) dengan tujuan membangkitkan birahi (gairah seksual). Pornografi berbeda dari erotika. Dapat dikatakan, pornografi adalah bentuk ekstrem/vulgar dari erotika. Erotika sendiri adalah penjabaran fisik dari konsep-konsep erotisme. Kalangan industri pornografi kerap kali menggunakan istilah erotika dengan motif eufemisme namun mengakibatkan kekacauan pemahaman di kalangan masyarakat umum.
Pornografi dapat menggunakan berbagai media — teks tertulis maupun lisan, foto-foto, ukiran, gambar, gambar bergerak (termasuk animasi), dan suaraseperti misalnya suara orang yang bernapas tersengal-sengal. Film porno menggabungkan gambar yang bergerak, teks erotik yang diucapkan dan/atau suara-suara erotik lainnya, sementara majalah seringkali menggabungkan foto dan teks tertulis. Novel dan cerita pendek menyajikan teks tertulis, kadang-kadang dengan ilustrasi. Suatu pertunjukan hidup pun dapat disebut porno.
Sumber : Wikipedia
 Untuk lebih jelasnya yuk tanya pendapat dari berbagai macam profil individu. Bukan nama dan profil asli tapi anggap saja sedang bertemu dengan salah satu contoh individu di bawah ini

Si Roy
Orang Medan yang hobbynya suka gangguin cewek yang lagi serius ngerjain tugas maupun lagi ngerumpi. Orangnya memang asyik apalagi kalo diajak ngomongin hal yang berbau porno (kata teman cowok). Gampang banget dimintain uang buat joinan beli dvd blue film, taulah kenapa. Kalo pas lagi mangap, mungkin ada seratus lima puluh ribu lalat masuk tuh ke mulutnya
Echo : horas bang Roy. Apa kabar nih?
Roy  : hola. Baik nih, kamu sendiri? Udah punya pacar belum? Masi single nih? Boleh daftar gak? Apa aja syaratnya?
Echo : duh bang gak sampe segitunya kali kejomb eh kesingleanku. Bisa tanya-tanya gak nih? Tapi gratis nih ya
Roy  : apa aja boleh asalkan hidup dan matikuuuh bersamamu. Tsaaah
Echo : plis jangan mulai deh. Tuh udah pada ngantri yang mau digombalin sama abang. Yuuk mulai. Bang, menurut abang emm situs porno perlu gak sih?
Roy  : Wah kalo itu kamu gak perlu tanya cho pasti langsung aku jawab "iya". Penting malahan
Echo : Letak pentingnya dimana bang?
Roy  : taulah kan kebanyakan situs porno viewersnya cowok apalagi cowok mental anak kost. Remaja itu rasa penasarannya tinggi cho, semua hal kayaknya pengen dicoba tapi kan juga ada batasannya.
Echo : Loh abang tau batasannya tapi koleksinya dvd begituan. Gimana sih?
Roy  : hahahahaha kan namanya naluri lelaki Cho pasti penasaran banget kan. Makanya teman-temen suka joinan beli dvd begituan ya kalo lagi kanker (kantong kering) online aja cari situs porno.
Echo : oh gitu ya bang. Yasudah, Echo duluan ya, tugas buat praktikum udah nunggu nih. Bye
Roy  : loh mau kemana cho? Nih aku baru beli dvd baru nonton yuuk.
Echo : *pikiran udah mulai ngelantur kemana-mana* ah enggak bang, abang nonton aja sama temen-temennya. Takut lupa ngerjain tugas nih
Roy  : oh yaudah. Awas nyesel loh cho

Si Dika
Asli Malang yang kerjanya nongkrong di Perpustakaan UB. Orangnya ramah, enak diajak diskusi yang sering banget pro dan kontra. Suka yang gratisan apalagi Wifi Perpus. Wiiih dewa banget
Echo : Assalamualaikum Dik, lagi sibuk apa nih?
Dika : Waalaikumsalam. Gak sibuk nih cuman lagi online nih. Duuh Echo rapi banget mau kemana?
Echo : Habis kuliah Mikrobiologi nih Dik hehe. Boleh tanya-tanya gak nih?
Dika : Boleh aja asalkan gak bayar. Kalo masuk majalah kampus sih gak apa-apa
Echo : yeee dasar cintanya gratisan. Eh, menurut kamu situ porno boleh gak sih?
Dika : Tergantung usernya cho. Kalo bukanya cuman buat pengetahuan atau sekedar tugas yang bidangnya emang disitu kenapa musti disalahin. Kalo buat seneng-seneng ya mending gak usah. Servernya juga harus punya sistem yang khusus untuk konten begituan. Yang penting kita kitanya ini yang pinter memilih halaman situs.
Echo : Siiiip. Makasih jawabannya. Aku duluan ya
Dika : Oke sama-sama.

Si Budi
Orangnya religius, sopan dan terlihat agak aneh. Orang yang baru pertama kali kenal dia mungkin ngiranya dia makhluk dari planet mana yang kerjaannya suka sembunyi dari peradaban. Tongkrongannya ya di Musholla fakultas, masjid ataupun di Perpus bagian kajian Agama
Echo : Assalamualaikum Mas Budi. Lagi apa nih? Saya ganggu gak nih?
Budi : waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Ini lagi cari referensi tugas. Enggak kok gak ganggu. Cuman lima belas menit lagi sebelum adzan saya harus ke masjid. Gak apa-apa?
Echo : Oke gak apa-apa kok mas. Boleh tanya gak nih, menurut mas Budi situs porno itu gimana sih?
Budi : Astaughfirullah haladzim Echo kenapa tanya begituan. Kan bisa dari pendapatmu sendiri
Echo : emm kan saya tanya mas, untuk survey
Budi : Kalau menurut saya sih situs porno gak perlu kan kita sebagai umat islam ada Al-Quran sebagai tuntunan dan pedoman hidup. Jadi untuk apa situs itu ada? Yang ada malah tambah dosa. Kalo ada pengetahuan yang terdapat unsur itu walaupun hanya sedikit ya anggap saja pengetahuan. Yasudah, saya pamit dulu sebentar lagi adzan dzuhur. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Echo : waalaikumsalam. Singkat padat dan peeeliiit.

Nah, itu tadi jawaban acak yang saya dapatkan. Emm kalian bagaimana?