Saturday, August 3, 2013

Rindu

RINDU (Harapan, Doa, dan Kita)

“Kamu gak perlu ngajarin aku arti harapan, karena dengan rindu aku sudah belajar berharap kok”
Yang aku tahu harapan itu ada, nyata bagi yang berharap, dan pasti bagi yang berhasil. Aku belum tahu sampai di titik harapan mana saat ini. Lebih kecil dari ada, atau mungkin lebih besar dari pasti. Aku punya rindu, punya harapan. Dan dengan harapan aku belajar. Berharap, mungkin.
“Karena dengan rindu juga aku lebih menghargai waktu yang kita habiskan bersama. Ya, meskipun bertemu setelahnya cukup menyulitkan”
Aku luar biasa menghargai waktu saat kita bersama, lebih dari sekedar “Waktu adalah Emas”. Harapan itu pasti saat kita bertemu, dimana kita sama-sama berhasil. Berhasil karena kita belajar berharap. Ingin rasanya aku, mungkin juga kamu menjadi orang yang paling egois memperpanjang waktu pertemuan kita. Tapi siapalah kita ini? Untuk hal ini WAKTU adalah hal yang paling BOLEH EGOIS.
“Jarak itu bukan suatu permasalahan kok. Kamu tahu harus menyalahkan siapa saat seperti ini? Tanyakan saja pada rindu”
Kamu mengerti maksudku? Yang paling andil dalam hal ini adalah Rindu. Tak akan jadi masalah dengan jarak saat kita ini “bukan siapa-siapa” dan “tak ada apa-apa”. Karena “kita siapa” dan “ada apa” benih rindu tumbuh. Jarak hanyalah sebuah alasan saat kita tak berada dalam ruang dan waktu yang sama.
“Aku menitipkan rindu lewat doa ya, semoga sampai di tempat tujuan (kamu) Dan segera mungkin aku mendapat jawaban doa yang sama”
Ada yang menitipkan rindu lewat doanya, ada. Aku. Aku meletakkan namamu di doaku setelah Ibu, Bapak, Keluarga, saudara dan sebelum “kebahagiaan dunia akhirat”. Aku ingin sebelum selamanya ada kamu di situ. Dan kamu mengisi “selamanya”di hidupku. Bukan hanya ucapan “Aku merindukanmu” untukku, aku juga ingin namaku ada disela doamu.
“Kenapa begitu? Karena aku yakin rindu ini tak pernah salah. Hanya butuh waktu, tempat, dan keadaan yang membuat rindu ini bisa melebur”
Rindu memang tak pernah salah, sama seperti cinta. Bukan salah mencintai, tetapi cara mencintai yang salah. Aku rindu kamu, apa kamu juga sama? Aku ingin bertemu, apa kamu juga sama?


PS: Untuk kamu yang lagi dan akan LDR :)
Saya memang belum pernah mengalami LDR, tapi ya mungkin begini rasanya setelah tau dari curhatan teman. 

Friday, June 14, 2013

Bromo : Jalan-jalan

Ada yang udah pernah ke Bromo? Belom? Harus coba dong. lokasinya di Probolinggo. Gak tau? Google Maps aja deh. Kali ini ke Bromo bareng Aquasean. Terakhir ke bromo kapan yaa. Berangkat dari Malang jam 9 malem, kan niatnya emang mau liat sunrise. Berhubung banyak yang belom makan, berhenti di daerah Probolinggo buat makan
*click the pict to enlarge*
tuh kan teteup pas makan...
mungkin cita-citanya jadi satpol PP

Sempat kita mengurungkan niat karna hujan. Tapi nanggung banget udah sampe Probolinggo juga. Ini kondisi   disana
mau ke atas? naikin tangga dulu dong

jangan lupa hitung jumlah anak tangga :P
Kalo buat yang gak kuat naik keatas, bisa sewa Kuda di tempat parkir motor

asapnya tak sebanyak dulu


gimana? bagus?


Jangan lupa buat yang gak tahan dingin,bisa bawa jaket lebih dan sarung tangan.




ini cara mereka menghangatkan badan

Jam 7an turun, mau gimana lagi. Turis-turis dan wisatawan lokal udah pada berdatangan. 

bersama icap yang kelaperan 






(ki-ka) Eno, Naim, Echo
yah, begitulah ekspresi Eno gak diajak foto-____-

silahkan yang single-single dipilih
Sampai jumpa di jalan-jalan berikutnya

Yuk, ke Bromo


Thursday, June 13, 2013

Libur, Sendiri, dan Buku

Yo, apa kabar?
Hari ini temanya = Libur Bukan Libur. Bingung? Halah saya juga bingung. Gini, kamu mau enggak jadi pacar aku?  Sebenernya hari ini itu libur dari UAS, kenapa? Ya karna lagi kosong aja jadwalnya. Niatnya mau tidur lagi setelah bangun tidur jam 7 pagi. Karna semalem diajakin main di Batu sama temen-temen yah sebut saja ngopi (yaa tapi saya nggak minum kopi, pesennya susu. Cemen ah) sampe jam setengah 12 malem. Oke FOKUS!!

Jam 7 pagi masi belom bisa tidur lagi, masi berisik sama orang-orang depan warnet ya jadilah nonton film. Entah kenapa nggak begitu suka nonton di Bioskop. Gak bebas gitu menurutku, gak bisa nangis pas liat film sedih, gak bisa haha-hihi pas liat film komedi dan gak bisa jejeritan kalo pas liat film horror. Aku sukanya sih pergi ke rental, sewa film bisa sampe 10 haha biar dapet bonus sewa gratis gitu.

Niatan tidur udah menggebu-gebu jam 10 pagi, belom ada semenit merem “tut titat titut titat titut titat titut” SIAPA INI YANG SMS?????? JAWAB AKU!!! Cobaaan orang tidur itu emang banyak. CO kelas Ichtyologi ternyata. Oh. “Rek,ttd praktikum ichtyo di korbar. Sekarang. Makasih” Sekarang? Belom mandi ini loh. Mandi bebek - Jalan ke Kampus. Di depan gedung akademik ketemu temen “eh Cho mau absen ichtyo?” “iya nih, udah?” “udah dong tadi, hahaha baru bangun ya? Hahaha itu beleknya” Lah kok ketahuan sih. Belek????? What the…. Langsung ngacir ke toilet dan ngaca. Sialan udah cantik begini juga, tenang gak ada belek kok hahahaha. Selesai nyariin CO kelas dan absen bingung mau ngapain. Mubadzir udah jalan ke kampus gini gak ngapa-ngapain.

Ngantri di bank buat ambil ATM card beeeuh ternyata antrian panjang ya. Kebagian 32, sedangkan yang di costumer service baru aja nomer 6. Fiuh, sudah selesai inget mau ke gramed liat-liat buku. Fine, jalan sendirian ke Matos gak ada temen. Lupa gak pake sneaker, pakenya flat shoes. Alhasil nyampe gramed berasa capek banget. Niat pengen beli buku yang ada hubungannya sama mata kuliah, eh dasar mata ini gak bisa liat buku yang covernya lucu-lucu. Akhirnya yang kebeli “Kancut Keblenger-Digital Love” (emang pengen beli ini juga sih sekalian beramal getoh) sama “Benabook”. Pengen beli Cinta dalam Kardus juga tapi pikr-pikir, udah janji nemenin temen pas ultah nanti. Yaaaah, siapalah saya ini heee. 
Di gramed, Tayu SMS
"kamu sendiri,nyari apa?"
"mau ditemenin sama unyu?"
"kan dia everywhere cho :P"

Krucuk krucuk, eh lupa ternyata belom makan. Ah food court lagi rame banget, nah kan emang gak bersahabat hari ini. Lewat Asrama UB ketemu temen, diajakin makan. Yuuuk ah gak bakalan nolak kalo ditemenin makan. Percaya deh, makan sendirian itu rasanya…hambar.


Sekian dan terima kecup kasih. 

Friday, May 24, 2013

Aquasean = Angkatan Hina

Heyyo Bloggie, a long long long time ago postingan terakhir saya.
Ehem kali ini lagi gak ada topik yang mau dibahas. Sudah capek, males sama yang namanya "idola". Mungkin rutinitas (youtube-ing, review film2 thailand, nonton, update info soal idola) biasanya tergantikan oleh yang namanya  LAPORAN. Bukan, bukan laporan sama Pak RT 2x24 jam. Itu loh nulis hasil praktikum di kertas A4 pake tinta biru.

Udah lama sih sebenernya saya mau posting ini, cuman gak sempet aja. Nah, karna berhubung besok tinggal UAP (Ujian Akhir Praktikum) dan semua laporan sudah terselesaikan, yuuk mari kita mulai

Udah tau apa itu AQUASEAN? Bukan, bukan merk air minum. Itu nama angkatan saya. Budidaya Perairan (kerennya sih Aquaculture) Brawijaya angkatan 2012.
Bikin ini gak niat. FYI bikinnya barusan. Buyar. Gak ada ide

Wednesday, April 3, 2013

Part of your Life

"Innalillahiwainnailaihirojiun, telah meninggal dunia Ibunda teman kita............................."

Apa yang ada di pikiran kalian saat mendapat sms seperti itu? Berduka? Iya? Seberapa? Hanya berbela sungkawa kah? Ya, turut berduka cukup. You never understand someone's pain until you're the one who feels it. Bagaimana dengan saya?

Ya, saya penah mengalami seperti itu. PERSIS. 4 years ago, when I was 14 years old. My mom passed me away. Rasanya seperti flashback, saat saya melihat Ibu dimandikan untuk terakhir kali,saat saya memeluk dan mencium Ibu terakhir kali, saat melihat Ibu disholati untuk terakhir kali. Waktu itu saya berharap ini hanyalah mimpi. Mimpi terburuk yang bahkan saya tidak menginginkan mimpi itu sekalipun. Hope someone wake me up and realize that my mom still with me today. Tapi apa yang saya lihat, ini bukan mimpi. Nyata. Benar.

Did you think I was ready for that? Seriously, No!

"Siap gak siap harus siap. Yang Bapak tau, kamu itu anak yang kuat. Yang tabah ya sayang, kalo kamu nangis terus Ibu juga gak tenang ninggalin kita. Ayo, bikin Bapak Ibu bangga sama kamu" Ya, saya tau. Sekeras apapun usaha Ayah saya untuk tersenyum, saya masih melihat air mata mengalir di pipi beliau. Bagaimana tidak? Ibu, cinta pertamanya dan tidak akan mungkin tergantikan oleh siapapun meninggalkan saya,kakak dan beliau untuk selamanya.

Tidak ingin kejadian yang sama terulang untuk kedua kalinya. Mom, you're the best woman,the best Mom I've ever had,the best part of my whole life. 

To the best man in the world, my Dad. You've got that smile that only heaven can make and I pray to God every day to keep you forever.

Saturday, March 2, 2013

Should I call this "us"?

"but here we are now, we stand across from each other, see one another and act like two strangers"


kening